reseller-kenapa-tidak

Reseller, kenapa tidak?

Menjadi seorang reseller seringkali dianggap sebelah mata oleh sebagian orang. Dianggap tidak cukup menghasilkan. Padahal, jika kita kita main lebih jauh, banyak reseller yang mendulang sukses dan bahkan menjadi penghasilan utama.

Karena sebenarnya jadi reseller itu mudah, tidak banyak hal yang harus diurusi. Tidak perlu memikirkan bahan baku, proses produksi, atau gaji karyawan dan biaya produksi lainnya. Tugasnya hanya satu, menjual.

Tapi, kenapa ya sering kali jadi reseller tidak menguntungkan? Kadang hal itu terjadi karena kita sebagai reseller yang justru berpikiran bahwa reseller itu penghasilannya sedikit.

Lalu, bagaimana agar kita bisa sukses menjadi seorang reseller?

Berikut tips yang saya dapatkan dari beberapa seminar online yang saya hadiri.

1. Jual produk yang dibutuhkan oleh banyak orang

Atau jual produk kepada target market yang tepat.

Bagaimana cara mengetahuinya? Kita bisa cek ombak, menanyakan kepada teman-teman apakah kira-kira barang ini dibutuhkan oleh teman-teman kita?  Atau bisa juga melihat pengalaman penjualan sebelumnya.

2. Mempunyai media promosi sendiri

Entah itu kontak whatsapp yang melihat update status kita. Atau follower IG yang sering berinteraksi dengan akun kita. Atau bisa juga teman di Facebook.

Bagaimana cara mendapatkannya?

Dengan membuat konten. Buatlah konten minimal sehari sekali. Hal ini dapat mengundang kontak, follower, atau teman di media promosi yang kita gunakan.

3. Memiliki aktivitas harian sebagai reseller

Sebenarnya menjadi apapun kita perlu memiliki rencana kegiatan.

Beberapa contoh aktivitas harian sebagai seorang reseller adalah mengunggah konten, menambah pertemanan, belajar, berinteraksi, dan menyapa pembeli lama.

Jika ini dilakukan secara konsisten Insyaa Allah akan terlihat langsung hasilnya.

4. Memiliki Mentor

Apapun bisnis kita, kita perlu memiliki mentor yang akan membimbing progres penjualan kita.

Salah satu cara menemukan mentor adalah dengan mengikuti program belajar.

5. Memiliki sumber energi

Seperti halnya kendaraan, ia akan maju jika memiliki sumber energi bahan bakar bensin.

Begitupun kita. Kita perlu memiliki sumber energi yang akan memacu gerak penjualan kita. Perlu ada motivasi yang akan membuat kita terus melaju, seberapa besar pun hambatan yang ada di hadapan.

Sumber energi ini bisa didapatkan dari 3 hal.

Impian, kebutuhan, dan rasa sakit.

Coba direnungi dan diingat-ingat. Apa impianmu yang ingin sekali dicapai? Umroh? Kendaraan? Atau memiliki rumah sendiri?

Apakah kebutuhan sehari-harimu sudah terpenuhi? Bagaimana dengan kebutuhan anak? Orang tua? Tetangga? Atau orang lainnya yang ingin kamu bantu?

Apakah ada rasa sakit yang tak ingin terasa lagi? Apakah ada pengalaman buruk yang tak ingin terulang oleh kita bahkan anak-anak kita?

Hadirkan minimal salah satu dari 3 hal ini setiap hari di kehidupan kita. Insya Allah merekalah yang akan menjadi pembakar semangat perjalanan bisnis kita.

Itulah beberapa tips yang bisa kita coba agar menjadi reseller yang sukses. Sebelum strategi dan lainnya, pondasi utamanya ada di cara berpikir kita. Tidak ada jalan pintas untuk mencapai kesuksesan. Semua butuh usaha.

Selamat mencoba! Happy selling! ❤️

Sumber: dari berbagai kulwap seputar bisnis dan upgrading

Penulis: Novyana Choerunisa

Rumbel Bisnis Ibu Profesional Bandung

Leave a Comment