bunda produktif, passion

Bunda Produktif: Hidupkan Passionmu Untuk Hidup yang Lebih Bermakna

Setelah menimba ilmu di kelas Bunda Sayang, petualangan pun berlanjut di Kelas Bunda Produktif.

Sistem belajar yang sangat berbeda dengan level-level sebelumnya di Institut Ibu Profesional membuat kelas ini memiliki warna tersendiri. Komitmen diri dan kerjasama tim menjadi faktor utama keberhasilan dalam menyelesaikan tantangan di kelas Bunda Produktif.

Salah satu komitmen yang harus siap dilakukan adalah Komitmen dengan “Passion yang Diambil”.

Ya sejak awal perkuliahan Bunda Produktif, semua mahasiswa sudah dikelompokkan berdasarkan passion yang dipilih. Dari sejak awal pun hal ini cukup menantang, karena biasanya setiap orang memiliki lebih dari satu passion. Ketika diminta untuk fokus pada salah satu passion, peserta memerlukan analisis yang baik dan keberanian diri yang besar untuk memilih passion yang akan dijadikan pondasi dalam menjalani perkuliahan selama 6 bulan di level ini.

Lantas pertanyaan selanjutnya, apa sih sebenarnya passion itu?

Dalam sesi live “Zona Passion”, Ibu Septi Peni menjelaskan jika:

“Passion adalah perasaan yang sangat kuat terhadap sesuatu.”

“Passion seringkali menjadi akar dari berbagai hal sebelum seseorang melakukan sesuatu.”

“Adanya passion ini seringkali membuat seseorang terdorong berinisiatif melakukan sesuatu tanpa harus diminta.”

Maka berdasarkan kalimat-kalimat di atas, passion adalah perasaan kuat yang mampu mendorong seseorang untuk bergerak tanpa harus adanya dorongan/ paksaan dari pihak luar. Sesuatu yang membuat seseorang berbinar-binar dan bahagia ketika menjalankan hal itu meskipun minim apresiasi dari pihak luar. Kebahagiannya tidak bergantung pada orang lain.

Di zona awal inilah, seluruh mahasiswa Bunda Produktif diminta belajar untuk KOMITMEN dengan PASSION yang sudah dipilih. Kami diajarkan untuk percaya diri dengan passion tersebut dengan penuh kesadaran. Kami diajarkan untuk bertanggungjawab atas keputusan yang sudah diambil. Maka dengan demikian dalam perjalanan di kelas Bunda Produktif, tidak ada istilah “Ganti passion” di tengah proses pembelajaran

Di Zona Passion ini pun dijelaskan level passion yaitu sebagai berikut:

1. Passion for Knowledge

Passion for knowledge diperlukan agar seseorang mau mempelajari suatu keahlian atau pengetahuan.

2. Passion for Business

Passion for Business dianjurkan untuk dimiliki agar seseorang terdorong untuk menjadi pribadi yang mandiri dan tidak menjadi beban orang lain dalam hal finansial.

3. Passion for Service

Passion yang mendorong seseorang untuk selalu terhubung dengan orang lain dan melayani sesama.

4. Passion for People

Passion yang banyak mempengaruhi bagaimana kita membentuk, menjaga dan mengembangkan hubungan dengan orang lain.

Dari keempat level ini, setiap mahasiswa dibebaskan untuk memilih passion yang dipilih berada di level mana, apakah cukup sebatas passion for knowledge, atau mungkin ada peluang passion tersebut membuat diri menjadi lebih mandiri secara finansial (passion for business)?

Semua itu ditentukan oleh diri sendiri.

Zona Passion ini banyak menyadarkan diri ini atas makna hidup selama ini. Karena hidup hanya sekali, maka bertanggungjawablah untuk menjadikan hidup lebih bermakna.

oleh Ridha Hidayani (mahasiswa Bunda Produktif Batch 1)

Leave a Comment